Sabtu, 30 Agustus 2014
Kejutan 22th
Jumat, 22 Agustus 2014
Sejuta Mimpi Pada Hari Idulfitri
Bissmillahirrahmanirrahiim
Allahuakbar. Dosakah aku yang tidak menyegerakan pernikahanku dengan alasan harus kutempuh dahulu perjalananku menyelesaikan jenjang pendidikan S-1 yang waktunya terhitung kurang-lebih satu tahun dari sekarang. Bukan berniat untuk menunda pernikahanku dan tak mengamalkan sunah pernikahan, aku benar-benar dan semata-mata ingin memenuhi keinginan kedua orang tuaku, menyelesaikan studyku terlebih dahulu.
Tuhan, aku menyimpan sejuta pertanyaan dan harapan. Dengan pertanyaan dan harapan itu aku ingin selalu mendekatkan diri kepada-Mu. Tuhan terimakasih telah Engkau restui hubungan kami melalui lisan kedua orangtuaku. "Nak, jika kamu mantap dengan Herman, Bapak merestui. Bapak hanya minta pada calon imammu bacakanlah ayat Al Quran pada hari menjelang ijab-kobul pernikahan kalian." (28072014). Aku sangat bahagia, walau kebahagiaan itu terungkap melalui air mataku dan air mata keluargaku.
Aku berharap, Herman bisa dan mau membaca Ayat-ayat-Mu menjelang ijab-kobul pernikahan kami. Ya Allah ya Tuhanku, aku tau itu keinginan-Mu agar aku hidup bersama imam yang bisa menuntunku ke surga-Mu. Sekarang, Herman berjuang belajar mengeja huruf-huruf ayat-Mu, berilah kekuatan padanya agar ia tetap semangat memperjuangkan cinta suci yang Engkau titipkan pada kami.
Ya, Herman masih terbata-bata membaca ayat-ayat-Mu Tuhan, bahkan ia mengaku memulainya dari nol . Hal itu juga menjadi sebuah alasan mengapa kami tak segera menyelenggarakan pernikahan. Aku selalu berpikiran positif, karena aku yakin semuanya akan indah pada waktunya.
Tuhan, aku punya keinginan. Aku menginginkan kelak pelaksanaan ijab-kobul pernikahan kami dilaksanakan di rumah-Mu Musollah Al Falah, Masjid Bayturrahmah atau masjid Miftahul Jannah. Terlalu berlebihankah keinginanku ini ya Illahi?.
Ya Alkah ya Illahi, kuatkan aku dan dia agar tak mendustai kepercayaan yang Engkau berikan pada kami untuk menjaga cita suci yang Engkau titipkan. Kuatkanlah hati kami ya Rabb, aku benar-benar menginginkan ia menjadi imamku karena Engkau. Beriah kami kekuatan, kami ingin menjaga cinta suci ini menjadi halal.
Kamis, 21 Agustus 2014
Usiaku 22 Tahun
Curhat
Tepat di meja piket yang ramai dipenuhi mahasiswa PPL dari tiga Universitas. Ada UIN, UIR, dan STKIP Pekanbaru. Saat itu tepat setelah jam makan siang. Diam-diam saidah mendekatiku. "Siti, siti udah tunangan ya?" Saidah bertanya padaku "Alhamdulillah" hanya itu yang bisa aku jawab.
Topik pembicaraan pun berganti. Awalnya tentang usia dan tahun kelahiran, sekarang menjadi tentang kehidupan di masa depan. Parahnya lagi, aku yang dintterogasi oleh Saidah dan Ovi, layaknya si pencuri semangka di kebun petani. ha ha ha. Senyum mereka terlihat sangat jelad. "Undanglah kami ya..." celetus saidah yang tiba-tiba membuat ovi ikut-ikutan.
Semua tentang aku dan pacarku mereka pertanyakan, mulai dari perbedaan usia, pekerjaan, kesukaan, hubungan dengan orang tua masing-masing, sampai usia hubungan pacaran kami. "Tujuh tahun, akhirnya perjuangan kami akan berakhir bahagia dengan diawali Ijab-kobul dan hidup bersama sampai maut memisahkan dan bersatu lagi di alam yang lebih indah, Insya Allah jika Allah menghendaki." jawabku.
Saidah pun mulai sedikit terbuka padaky, ia mulai sedikit menceritakan masalalunya tentang mantan pacarnya lima tahun yang lalau. "Dia sih mancing-mancing pengen balik, tapi aku ogah." celoteh Saidah. Beda lagi sama Ovi yang belon pengen nikah walau udah di paksa ma ortunya. " Masih kuliah, gitu ajah aku bilang ke gaek aku!" Pacar Ovi belum mau serius, dia mau cari pengalaman kerja dulu. Hem, lagi-lagi cuma aku yang pengen nikah di usia muda. Biarin aj yang penting normal.
[Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo
Sabtu, 16 Agustus 2014
Dirgahayu Indonesiaku
Wah senangnya masih bisa menikmati khidmatnya upacara kemerdekaan. Kali ini posisi berdiri di tempat berbeda, dari barisan siswa SMP N 2 SINGINGIBHILIR, Tim paduan suara MAN TELUK KUANTAN sampai batisan anggota majelis guru di SMK MUDA II PEKANBARU. Sedikit berbeda lo...
Kya... semakin bergejolak semangat, aku mendengar lagu kebangsaan, tanpa sadar bibir mulai komat-kamit mengikuti lirik lagu syukur dilanjutkan lagu kemerdekaan... Ternyata sebagian majelis Guru ikut bernyanyi, Langsung asaja aku ikut ninmbrung.
Mmmm bukan hanya itu yang menguatkan gejolak semangatku. Ada anggota paskibra berseragam putih. Aku kembali teringat masa-masa SMP dan MA dulu, tentunya sebagai anggota paskibra. Sekarang aku benar-benar menyadari betapa sangat pentingnya pengalaman di Sekolah masa lalu. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo
Kalem
Rasanya sangat merugi menjadi mahasiswa yang pelit suara. Ya... aku sudah pernah mengalaminya, menjadi mahasiswa yang pelit suara dan berpura-pura kalem. Mahasiswa kalem, mungkin itu yang tpat julukanya.
Sehari saja aku aku udah bosen jadi mahasiswa kalem. Tepat hari kedua PPL aku jadi mahasiswa cerewet yang selalu bertanya pada guru pamong, untungnya Pamongku juga alumni dari Universitas yang sama denganku, Neli Puspawati S.Pd. beliau bersedia menjawab semua pertanyaanku bahkan beliau mau shering padaku. Bagi calon mahasiswa tow mahasiswa kalem, kalemnya dalam kutip lo.... Buang jauh" deh 'kalem' tu... cuma bikin rugi loh....
Jumat, 08 Agustus 2014
Allahuakbar
Ya Allah..... jika aq harus meninggalkan ragaku dalam waktu dekat ini, sepertinya aq belum punya bekal. Tapi, jika Engkau berkehendak demikian, aq tak mungkin bisa memungkirinya.
Ya Allah, ya Rohman, ya Rabbi, ya Illahi... aq mohon ketika Engkau benar" ingin memelukku terlebih dahulu izinkan aq meminta maaf pada kedua orang tuaku, kedua adikku, kedua kakekku, kedua nenekku, semua wawaku, semua paman dan bibikku, serta semua sepupuku, Herman, kedua orangtuanya, kedu saudaranya, semua tetangga, Nuning, Pita, Roza, Ria, Ayu, dan semua teman"ku serta semua orang yang mengenalku termasuk Rini Adi Susilowati orang yang pernah membantuku menjaga herman selama aq berkelana.
Ya Allah, ampuni dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi dan memelihara aq sampaibaq dewasa.
Rabbana atina fidunya hasanah wa filahirati khasabah wa qina adzabannar. Aamiin. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo