Sabtu, 16 Agustus 2014

Dirgahayu Indonesiaku

         Wah senangnya masih bisa menikmati khidmatnya upacara kemerdekaan. Kali ini posisi berdiri di tempat berbeda, dari barisan siswa SMP N 2 SINGINGIBHILIR, Tim paduan suara MAN TELUK KUANTAN sampai batisan anggota majelis guru di SMK MUDA II PEKANBARU. Sedikit berbeda lo...

       Kya... semakin bergejolak semangat, aku mendengar lagu kebangsaan, tanpa sadar bibir mulai komat-kamit mengikuti lirik lagu syukur dilanjutkan lagu kemerdekaan... Ternyata sebagian majelis Guru ikut bernyanyi, Langsung asaja aku ikut ninmbrung.

          Mmmm bukan hanya itu yang menguatkan gejolak semangatku. Ada anggota paskibra berseragam putih. Aku kembali teringat masa-masa SMP dan MA dulu, tentunya sebagai anggota paskibra. Sekarang aku benar-benar menyadari betapa sangat pentingnya pengalaman di Sekolah masa lalu. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo

Kalem

Rasanya sangat merugi menjadi mahasiswa yang pelit suara. Ya... aku sudah pernah mengalaminya, menjadi mahasiswa yang pelit suara dan berpura-pura kalem. Mahasiswa kalem, mungkin itu yang tpat julukanya.
           Sehari saja aku aku udah bosen jadi mahasiswa kalem. Tepat hari kedua PPL aku jadi mahasiswa cerewet yang selalu bertanya pada guru pamong, untungnya Pamongku juga alumni dari Universitas yang sama denganku, Neli Puspawati S.Pd. beliau bersedia menjawab semua pertanyaanku bahkan beliau mau shering padaku. Bagi calon mahasiswa tow mahasiswa kalem, kalemnya dalam kutip lo.... Buang jauh" deh 'kalem' tu... cuma bikin rugi loh....

Jumat, 08 Agustus 2014

Allahuakbar

      Ya Allah..... jika aq harus meninggalkan ragaku dalam waktu dekat ini, sepertinya aq belum punya bekal. Tapi, jika Engkau berkehendak demikian, aq tak mungkin bisa memungkirinya.
    
       Ya Allah, ya Rohman, ya Rabbi, ya Illahi... aq mohon ketika Engkau benar" ingin memelukku terlebih dahulu izinkan aq meminta maaf pada kedua orang tuaku, kedua adikku, kedua kakekku, kedua nenekku, semua wawaku, semua paman dan bibikku, serta semua sepupuku, Herman, kedua orangtuanya, kedu saudaranya, semua tetangga, Nuning, Pita, Roza, Ria, Ayu, dan semua teman"ku serta semua orang yang mengenalku termasuk Rini Adi Susilowati orang yang pernah membantuku menjaga herman selama aq berkelana.

        Ya Allah, ampuni dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi dan memelihara aq sampaibaq dewasa.
Rabbana atina fidunya hasanah wa filahirati khasabah wa qina adzabannar. Aamiin. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo

Rabu, 06 Agustus 2014

Mimpi


           Selasa 5 Agustus 2014, siang hari. Aku bertemu dengan teman-teman yang dulu satu kelas di SMP N 02 SINGHIL Suka Damai. Adinda Kurnia Sari, Dini Latri Handayani, Wahyu Ramadani, Desva Lauren, dan Fauzi Laily Fitriani. Kami bertemu di sebuah warung sate, pada saat itu aku tidak tahu di mana posisi warung sate tersebut. Awalnya aku sedang memesan sate bersama kekasihku, Herman. sembari menunggu pesanan Herman mengambil sebungkus kerupuk jengkol yang tergantung di dekat pintu masuk. "Ayang, ada temen Ayang tu!" sembari berbisik tepat dekat telinga kananku.
         Aku tersenyum, berdiri dan menyambut teman-temanku. Ada perubahan dratis yang terjadi pada diri salah satu temanku. Dinda sekedar terlihat tambah putih, manisnya hilang namun menjadi cantik, Dini hanya terlihat perubahan pada rambut panjangnya menjadi pendek sebahu, Wahyu bertambah terlihat keibuanya, Desva tetap seperti dulu, mungkin karena aku jarang melihatnya, namun Fitri berubah dratis. Dia biasanya bergaya seperti anak laki-laki, tomboy dan tak perduli pada penampilan. Kali ini, dia terlihat sangat feminim. Kemeja lengan pendek putih dan berenda di lengan serta bagian dada membuatnya terlihat sangat anggun, bendo berbunga putih memperjelas wajah manisnya dan memperindah rambutnya yang ikal sebahu. Hanya dia yang mengalami perubahan.
        Aku tersenyum, segera aku bersalaman dengan mereka. Sekali lagi benar-benar kurasakan perubahan pada sahabatku, dia hanya diam saat bersalaman denganku biasanya dia cerewet dan asik bercanda. "Kamu sakit Fit?" walau aku bertanya dia tetap diam, membisu. Hanya memberi isyarat dengan gelengan kepala dan tersenyum yang menyatakan ia baik-baik saja bahkan lebih baik dari hari-hari biasanya wajahnya berseri.
            Bagaimana mungkin ia baik-baik saja, badanya kurus, tatapan matanya penuh arti, begitu juga senyumnya, namun wajah yang sangat manis menunjukan kebahagiaan. Sungguh ingin kupeluk semua teman-temanku. Entah mengapa ia hanya tersenyum dan tersenyum tanpa brrbicara sepatah kata pun, apa yang terjadi. Dering hanponeku menyadarkan diriku dari mimpi hari ini. "Me" tertera pada layar. Herman ternyata yang menelfonku dan membuyarkan mimpiku. aku melamun sedikit merenungi mimpiku. Astaghfirukkah, Fitri sahabatku yang sudah pergi 22 Juli 2014 lalu. Maafkan aku Fit. Insya Allah aku akan selalu mendoakanmu, semoga Allah menjadikanmu sebagai bidadari di surga-Nya, Aamiin. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo

Kamis, 24 Juli 2014

Rapuh

[Memo content]
        aQ terlalu rapuh, sekedar membayangkan dustamu saja aQ merintih aQ terlalu menyayangimu hingga mendarah daging dan tak sanggup memisahkan keduanya, sulit membayangkan aQ dapat berdiri sendiri tanpa mu aQ selalu jujur pada diriku sendiri bahwa aQ amat menginginkanmu.
          Terkadang aQ berpura" tak pernah cemburu pada orang lain yang mendekatimu semua itu sangat menyakitkan, membuat hatiku bernanah AQ menyadari kini usia hubungan kita sudah terlalu matang menuju jenjang keseriusan tapi aQ masih belum berani, aQ hanya ingin ada kekuatan yang hadir dalam diriku agar aQ sanggup mengatakanya pada ortu Q, bahwa aQ sudah dewasa dan siap menjalani hidup bersamamu sebagai Imamku. [Cute Puppy Memo]For Android System Only https://market.android.com/details?id=com.adcall.WhitedogMemo

Rabu, 23 Juli 2014

Selamat Jalan Sahabatku Fauzi Laily Fitriani

Hari ini, 22 Juli 2014 aq sangat kaget setelah membaca sms dari bibi ku. "Innalillahi wa innalillahirojiun' hanya kata itu yang keluar dari mulutku. segera ku bangunkan mamaku "Ma, Fitri meninggal."
         Air mataku mengalir, "Fitri siapa de?" tanya mamaku. "Fitri sahabatku yang kuliah di jogja ma." Mama segera mengajakku untuk pergi takzia,  tapi ternyata Fitri meninggal di Jogja.
          Info yang aku dengar, Ia sudah merasakan sakit cukup lama, Tumor di kepalanya mulai bulan april 2014 sampai akhirnya pada hari Selasa, 22 Juli 2014 Allah menunjukan bahwa Ia sangat mencintai Fitri, serta menjemput fitri agar berada di sisi_Nya. Tuhan, terimalah semua amal ibadahnya, ampuno dosanya, tempatkanlah sahabatku pada sisi Mu yang ternyaman, jadikanlah ia sebagai bidadari surga_Mu, Aamiin.
Selamat Jalan sahabatku Fauzi Laily Fitriani.

Sabtu, 19 Juli 2014

Tak Pernah Mengenalku

Tuhan, terimakasih buat semuanya, Engkau tunjukan dia yang sebenarnya.
aQ sakit dengan semua ini, dia tak pernah mengenalku. aQ yang selama ini selalu tersenyum, rela ia sakiti, ia dustai, ia duakan dan ia abaikan.
Terimakasih Tuhan, aQ sekarang benar-benar merasakan sakit itu. Pantaskah aQ bertahan untuk semua ini?
Bertahan pada hubungan yang hanya mensiksa dan menguras air mata?
Bertahan pada hubungan yang memaksaku terus berpura-pura tersenyum menahan rasa sakit yang tak pernah kunjung reda?
Haruskah semuanya aQ pertahankan?
aQ ikhlas jika semuanya harus berakhir dan meninggalkan sakit teramat dalam di hatiku, karna aQ telah terbiasa.